Jakarta – Harapan indah puluhan pasangan yang tengah bersiap mengikat janji suci berubah jadi mimpi buruk. Nama Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita kini jadi buah bibir setelah ratusan calon pengantin mengaku menjadi korban dugaan penipuan. Nilai kerugian? Tak main-main — diduga tembus miliaran rupiah.
Banyak dari korban itu mengaku sudah membayar paket pernikahan sejak jauh-jauh hari, bahkan ada yang sampai merogoh kocek lebih dari Rp100 juta. Tapi, saat hari bahagia semakin dekat, justru layanan yang dijanjikan tak juga muncul. Yang ada malah WO-nya raib tanpa kabar.
“Kami udah bayar lunas. Tapi H-1, semua tim WO-nya nggak bisa di hubungi. Studio mereka juga kosong, papan nama hilang,” ujar salah satu korban, yang terlihat masih emosional saat bercerita di media sosial. Unggahannya viral dan membuka kotak pandora — banyak yang menyusul bercerita mengalami kejadian serupa.
Beberapa pasangan lain bahkan mengatakan baru sadar jadi korban saat menghubungi vendor-vendor lain yang semula di kira sudah di pesan pihak WO. Ternyata tidak ada satupun kontrak yang di buat atas nama mereka. “Bayangkan aja, semua udah di rencanain, tapi ternyata nggak ada satupun yang bener-bener di pesan,” kata korban lainnya.
Komunikasi dengan pihak Ayu Puspita pun berhenti total setelah pelunasan. Tak ada penjelasan, tak ada permintaan maaf. Sebagian besar korban bahkan mendapati kantor dan sosial media resmi mereka hilang jejak. Hal ini memicu dugaan bahwa WO tersebut memang sengaja menghilang demi menghindari tanggung jawab.
Hingga kini, kepolisian sudah menerima puluhan laporan resmi dari berbagai daerah. Penyelidikan pun tengah di lakukan, termasuk menelusuri kemana saja dana dari para korban itu mengalir. Polisi juga mencoba mengumpulkan keterangan tambahan untuk memastikan total jumlah korban.
Kasus ini menyisakan luka mendalam, bukan cuma secara materi, tapi juga secara batin. Banyak calon pengantin mengaku stres berat dan kecewa karena hari yang mestinya jadi kenangan indah justru berubah menjadi pengalaman pahit.
Peristiwa ini pun jadi peringatan keras bagi siapa saja yang tengah merencanakan pernikahan. Jangan lengah, jangan tergiur promo besar, dan pastikan semua ada hitam di atas putih.
