Langit St. Petersburg Pagi Itu Kelabu oleh Asap Pasar Tua Terbakar

Sekitar pukul enam pagi, suasana di kawasan tua St. Petersburg yang biasanya tenang mendadak berubah. Asap hitam muncul dari salah satu sudut bangunan pasar bersejarah, membubung tinggi ke langit musim dingin yang sudah kelabu sejak subuh.

Dari kejauhan, bunyi kayu tua yang terbakar terdengar seperti letusan pelan. Orang- orang keluar rumah, beberapa hanya mengenakan jaket tipis, berdiri mematung melihat kobaran yang pelan tapi pasti menelan bangunan yang berdiri sejak masa Kekaisaran Rusia itu.

Pasar itu punya cerita panjang. Beberapa penjual di sana bilang, mereka sudah turun- temurun berdagang di sana. “ Ayah saya dulu jual daging di kios ujung sana. Sekarang semua habis, ” ujar seorang pria tua sambil memandang kosong ke arah reruntuhan.

Petugas pemadam berdatangan. Sirine mereka terdengar bersahutan, tapi sulit melawan api yang sudah lebih dulu menyebar di dinding dan atap tua. Material bangunannya memang kayu dan batu tua, mudah sekali terbakar kalau sudah mulai.

Video yang beredar memperlihatkan asap gelap membumbung dari pusat pasar. Api menyambar satu bangunan ke bangunan lain, dan meski barisan pemadam sudah berusaha menahan, sebagian besar struktur tak bisa diselamatkan. Untungnya, hingga laporan terakhir, tak ada korban jiwa atau luka serius.

Yang menyakitkan mungkin bukan soal kerugian fisik semata, tapi kenangan yang ikut terbakar. Pasar itu bukan hanya tempat jual beli, tapi juga tempat di mana cerita, kebiasaan lama, dan napas sejarah hidup berdampingan dengan aktivitas harian.

Pemerintah kota sudah bicara soal penyelidikan. Mereka akan telusuri penyebabnya, dan membahas kemungkinan membangun ulang. Tapi seperti kata salah satu pengunjung tetap pasar itu “ Yang terbakar bukan cuma bangunan. Ada bagian dari kota ini yang ikut hilang. ”